Menu

Mode Gelap

Crime

KSBSI Desak Kejari Periksa Kabag Umum dan CV Indo Tamaya Jasa Cleaning Service Pemkot Kendari Atas Dugaan Korupsi

badge-check


					KSBSI Desak Kejari Periksa Kabag Umum dan CV Indo Tamaya Jasa Cleaning Service Pemkot Kendari Atas Dugaan Korupsi Perbesar

Kendari : Dewan Pengurus Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kota Kendari Mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari segera periksa Kepala Bagian (Kabag) Umum Pemerintah Kota (Pemkot) dan CV Indo Tamaya pihak ketiga jasa cleaning service Kantor Pemerintah Kota Kendari.

Hal ini tersebut setelah adanya aduan KSBSI yang dilayangkan kepada Kejari Kendari atas dugaan Korupsi anggaran tender E-Katalog Jasa cleaning service pemkot.

Ketua KSBSI Kendari Iswanto, mengatakan bahwa laporan resmi telah di masukkan pada tanggal 5 Juni 2026, sehingga dirinya meminta Kejari untuk segera mengungkap dugaan korupsi anggaran jasa cleaning service tersebut,

“kami minta Kejari Kendari untuk segera mengusut tuntas dugaan ini berdasarkan bukti yang telah kami berikan”ujarnya

Iswanto, menjelaskan bahwa CV Indo Tamaya diduga melakukan upah sebesar Rp.1.800.000 serta mendaftarkan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan sementara UMK Kendari Senilai Rp. 3.516.000.

pada saat audince terungkap gaji 32 pekerja tahun sebelumnya 2,9 Juta tetapi yang menjadi kontras adalah tahun 2026 menjadi 1,8 Juta secara tunai dan tidak didaftarkan BPJS.

Ia juga membeberkan data temuan yang dimilikinya, bahwa Sistem Inaproc E-Katalog bahwa penawaran produk jasa cleaning service perkantoran CV Indo Tamaya senilai Rp.4.500.000.

Ia juga membeberkan pada saat audience bersama Assisten II dan Kabag Umum pada saat pihak KSBSI meminta jumlah pagu anggaran pihak pemerintah enggan memperlihatkan jumlah pagu anggaran jasa cleaning Pemkot Kendari.

Atas dasar tersebut dirinya semakin menduga kuat adanya persekongkolan antara pemerintah dan perusahaan pemenang tender E-katalog tersebut dalam pengelolaan anggaran jasa cleaning service Pemerintah Kota Kendari.

“itu bukan anggaran yang harus disembunyikan kenapa bisa Pemkot tidak mau memperlihatkan, hal ini tentunya membuat kami semakin kuat menduga adanya penyalahgunaan anggaran”pungkasnya.

Sementara itu, KSBSI Kendari masih tetap konsisten dan berkomitmen untuk mengawal persoalan tersebut hingga tuntas demi kesejahteraan buruh Kota Kendari dan pengelolaan anggaran negara.

“kami akan mengusut tuntas hal tersebut karna ini menyangkut kesejahteraan pekerja dan pengelolaan anggaran negara”tutupnya

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aroma Kejanggalan Tender KUA Poasia Menguat, PPI Minta APH Telusuri Proses Evaluasi Pokja

5 Juni 2026 - 22:25 WITA

PPI Minta Aparat Awasi Tender KUA Poasia, Soroti Potensi Persekongkolan

4 Juni 2026 - 20:59 WITA

Usai Kritik Limbah Morosi, Ketua Umum PPI Mengaku Diteror dan Ditawari Suap

5 Maret 2026 - 20:08 WITA

Satgas Pungli Berikan Imbauan Kepada Juru Parkir Ilegal di Pasar Panjang Kendari

10 Juni 2025 - 22:27 WITA

Satgas Gakkum Amankan Tiga Pemuda Pelaku Pungli Bermodus Perbaiki Jalan di Kendari

23 Mei 2025 - 16:13 WITA

Polri Bongkar Jaringan Judi Online di Tangerang, Dua Tersangka Diamankan

23 Mei 2025 - 16:09 WITA

Trending di Crime