Bombana – Kepolisian Resort (Polres) Bombana menegaskan sikap tegas dalam memberantas praktik premanisme yang dilakukan oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) yang menghambat investasi dan dunia usaha di Indonesia.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolres Bombana, AKBP Wisnu Hadi, bahwa pihak kepolisian tidak akan mentoleransi segala bentuk pemerasan dan pungutan liar yang dilakukan dengan dalih organisasi masyarakat.
Menurutnya, aksi premanisme yang berkedok ormas kerap menjadi ancaman serius bagi dunia usaha dan iklim investasi di daerah. Modus yang digunakan antara lain pemaksaan pemberian dana, pungutan liar, dan berbagai bentuk intimidasi kepada para pengusaha. Hal ini, jika dibiarkan, dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan menurunkan kepercayaan investor.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi oknum yang mengatasnamakan ormas untuk melakukan aksi premanisme yang merugikan dunia usaha. Polri akan bertindak tegas demi menjaga stabilitas keamanan dan memastikan investasi di wilayah Bombana berjalan dengan baik,” ujar AKBP Wisnu Hadi.
Meski demikian, Polri tetap mengedepankan langkah preventif sebagai upaya pencegahan. Sebelum penegakan hukum dilakukan, Polres Bombana aktif melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap ormas agar mereka memahami batasan hukum dan tidak terlibat dalam tindakan ilegal. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada ormas mengenai peran mereka yang seharusnya membantu pembangunan, bukan malah menghambatnya dengan tindakan melawan hukum.
Selain pembinaan terhadap ormas, Polres Bombana juga melakukan edukasi kepada masyarakat dan para pelaku usaha agar lebih waspada terhadap aksi premanisme. Polri mendorong pelaku usaha untuk berani melaporkan jika mengalami pemerasan atau pungutan liar dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami mengajak masyarakat dan dunia usaha untuk tidak takut melaporkan jika mengalami ancaman atau pemerasan. Polres Bombana siap menindaklanjuti laporan secara cepat dan memberikan perlindungan penuh kepada para korban premanisme,” tambah Kapolres.
Untuk mengoptimalkan pengawasan, Polres Bombana juga bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan pihak keamanan lainnya, guna menciptakan lingkungan usaha yang aman dan kondusif. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat iklim investasi serta meningkatkan kepercayaan investor dalam menjalankan bisnisnya di wilayah Bombana.
Kapolres menegaskan bahwa tindakan tegas yang dilakukan Polri bukan untuk membatasi kebebasan berserikat dan berorganisasi, tetapi untuk memastikan bahwa semua organisasi masyarakat berperan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Setiap ormas diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah, bukan malah menjadi hambatan bagi kemajuan ekonomi.
Dengan adanya komitmen tegas dari Polres Bombana, diharapkan dunia usaha dapat berkembang dengan baik tanpa adanya gangguan dari pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan dengan cara ilegal. Polres Bombana juga memastikan bahwa upaya pemberantasan premanisme akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi terciptanya lingkungan investasi yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman.













