Kendari – Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, bersama Pemerintah Daerah, Dandim 1417 Kendari, serta Perwira Penghubung (Pabung), melakukan perbaikan tanggul yang jebol di Kelurahan Watundehoa, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe. Perbaikan ini merupakan langkah strategis untuk melindungi lahan pertanian dari ancaman banjir serta mendukung program swasembada pangan melalui rencana cetak sawah baru seluas 1.600 hektare.
Jebolnya tanggul menyebabkan air sungai menggenangi lahan pertanian, menghambat pertumbuhan tanaman, serta menurunkan hasil panen petani. Menyikapi kondisi ini, BWS Sulawesi IV Kendari bergerak cepat melakukan perbaikan guna meminimalkan dampak yang lebih luas terhadap sektor pertanian.
Lurah Watundehoa, Asmara, S.IP, dalam wawancaranya dengan Tim SISDA BWS Sulawesi IV Kendari, mengapresiasi respons cepat yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam perbaikan tanggul ini.
“Kami sangat berterima kasih atas upaya cepat ini. Dengan perbaikan tanggul, petani tidak lagi khawatir akan kegagalan panen. Ke depan, mereka bahkan berencana memperluas lahan pertanian dengan mencetak sawah baru guna meningkatkan produksi pertanian,” ujarnya.
Meski demikian, Asmara juga menekankan perlunya peningkatan sistem pengairan di wilayah tersebut. Ia mengusulkan pembangunan pintu klep di dua titik strategis, yakni di Kali Konaweeha dan Sungai Rawa Aopa. Menurutnya, saat debit air meningkat, luapan air sering kali merendam lahan pertanian dan menyebabkan kerugian bagi petani.
Langkah ini selaras dengan program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan infrastruktur irigasi yang lebih baik, diharapkan produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani lebih terjamin.
Masyarakat, khususnya para petani, berharap agar perhatian terhadap infrastruktur pertanian terus ditingkatkan. Dengan adanya sinergi antara BWS Sulawesi IV Kendari, Pemerintah Daerah, serta jajaran TNI, sektor pertanian diharapkan semakin maju dan mampu mencapai target swasembada pangan.













