Kendari – Pemerintah Kota Kendari tengah mematangkan sejumlah persiapan untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi Panitia Hari Besar Islam (PHBI) yang dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah Kota Kendari, Maman Firmansyah, di Aula Samaturu, Balai Kota Kendari, Rabu, 28 Mei 2025.
Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan lintas instansi, mulai dari Kementerian Agama, Badan Takmirul Quran (BTQ), hingga Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam paparannya, Maman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjamin pelaksanaan Idul Adha berjalan aman, tertib, dan khidmat.
“Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi langkah strategis untuk menyatukan langkah dan persepsi agar semua elemen bergerak harmonis dalam menyambut Idul Adha,” ujarnya.
Kebutuhan Hewan Kurban dan Agenda Takbiran
Salah satu agenda krusial yang dibahas adalah kesiapan logistik kurban.
Berdasarkan data awal yang dihimpun panitia, Kota Kendari diperkirakan membutuhkan sekitar 238 ekor sapi dan lebih dari 2.000 ekor kambing untuk memenuhi permintaan hewan kurban dari masyarakat.
Namun, Maman menegaskan bahwa angka tersebut masih bersifat proyeksi awal dan akan terus diperbarui berdasarkan pemetaan kebutuhan di lapangan.
“Kami masih terus melakukan pendataan. Ini penting untuk memastikan distribusi hewan kurban merata dan tepat sasaran,” katanya.
Selain pendistribusian kurban, agenda takbiran keliling juga menjadi bahan diskusi.
Pemerintah kota masih mempertimbangkan format pelaksanaannya, menunggu keputusan akhir dari Wali Kota Kendari.
“Rencana takbiran keliling masih dalam tahap evaluasi.
Kami mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk keamanan dan keterlibatan masyarakat,” jelas Maman.
Wacana Khutbah Seragam dan Titik Sentral Salat Ied
Rapat juga menyinggung gagasan penerapan khutbah seragam pada pelaksanaan Salat Idul Adha di seluruh wilayah Kota Kendari.
Wacana tersebut bertujuan menyatukan pesan keagamaan yang disampaikan kepada umat Muslim.
“Beberapa peserta rapat mengusulkan khutbah seragam.
Ini sedang kami kaji, karena jika diterapkan secara bijak, bisa memperkuat pesan keagamaan dan nilai persatuan di tengah masyarakat,” ungkap Maman.
Adapun lokasi utama pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini akan dipusatkan di Lapangan Benu-Benua.
Wali Kota Kendari dijadwalkan akan menunaikan salat bersama masyarakat di lokasi tersebut.
Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Idul Adha tahun ini berlangsung tertib, aman, dan penuh keberkahan, dengan tetap mengedepankan prinsip kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.













