Kendari – Pemerintah Kota Kendari menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di halaman Kantor Balai Kota, Selasa, 20 Mei 2025. Upacara dipimpin Asisten III Setda Kota Kendari, Imran Ismail.
Dalam kesempatan itu, Imran membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutia Hafid.
Ia menegaskan bahwa Harkitnas bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk kembali membangkitkan semangat persatuan dan kemandirian bangsa.
“117 tahun lalu, melalui pendirian Budi Utomo, bangsa ini mulai membangun keyakinan bahwa nasib tidak boleh terus bergantung pada kekuatan asing,” ujar Imran.
Menurutnya, kebangkitan nasional adalah proses berkelanjutan. Tantangan masa kini seperti disrupsi teknologi, krisis pangan global, dan ancaman terhadap kedaulatan digital menuntut keberanian baru.
Di bidang kesehatan, hingga 19 Mei 2025, lebih dari 4,15 juta warga telah menerima layanan gratis pemeriksaan kesehatan (PKG), dari lebih dari 6 juta pendaftar.
“Layanan ini kini makin mudah dijangkau lewat teknologi digital,” ujarnya.
Upacara Harkitnas kali ini menjadi pengingat bahwa semangat perubahan dan perjuangan harus terus dihidupkan, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.













