Bombana – Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi mengukuhkan kepengurusan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) untuk masa bakti 2025–2030 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Auditorium Tanduale, Jumat (30/5).
Acara pengukuhan yang dihadiri oleh Bupati Bombana Burhanuddin, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan petani dan penyuluh dari seluruh kecamatan, menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku utama pembangunan pertanian daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan harapan besar terhadap peran KTNA dan PERHIPTANI sebagai mitra kritis pemerintah dalam mempercepat pembangunan sektor pertanian yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
“KTNA dan PERHIPTANI bukan hanya wadah organisasi, tetapi motor penggerak transformasi pertanian modern di Bombana,” ujar Bupati.
Pengurus yang baru dikukuhkan diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi antara petani, penyuluh, dan pemerintah, sekaligus turut aktif merancang program-program inovatif yang adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk isu perubahan iklim, kemandirian pangan, dan regenerasi petani muda.
Acara pengukuhan ditutup dengan dialog interaktif dan penyampaian rekomendasi strategis dari para perwakilan petani dan penyuluh, yang akan menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan pertanian ke depan.







