Kendari– Pemerintah Kota Kendari resmi menggelar serah terima jabatan dari Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Parinringi, kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Siska Karina Imran dan Sudirman. Acara berlangsung di Aula Teporombua, lantai 10 Balai Kota Kendari.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Parinringi selama menjabat sebagai Pj Wali Kota sejak 27 Desember 2024 hingga 20 Februari 2025.
“Meskipun masa jabatannya tergolong singkat, beliau telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kota Kendari, baik dalam kebijakan strategis maupun dalam mengawal peralihan pemerintahan. Kami merasakan betul bagaimana beliau membantu dalam transisi ini,” ujarnya.
Siska menegaskan bahwa pemerintahannya akan terus berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Tenggara sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah.
“Kami senantiasa mengharapkan dukungan dari Bapak Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan selama lima tahun ke depan,” tambahnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa rekomendasi dari Pj Wali Kota, khususnya terkait penanganan banjir dan kebersihan, akan menjadi fokus utama dalam 100 hari pertama kepemimpinannya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun Kota Kendari.
“Pilkada telah usai, saatnya kita kembali bersatu. Kota ini tidak akan berkembang tanpa dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Insya Allah, program-program prioritas kami akan dijalankan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat Kota Kendari,” tegasnya.
Sementara itu, Pj Wali Kota Kendari, Parinringi, mengakui bahwa masa jabatannya yang hampir dua bulan merupakan waktu yang singkat untuk melakukan banyak hal. Salah satu tantangan terbesar yang ia hadapi adalah persoalan sampah.
“Saat saya menjabat, volume sampah di 11 kecamatan Kota Kendari cukup tinggi. Namun, dengan kerja sama antara lurah, RT/RW, OPD, dan Forkopimda, kami berhasil mengatasinya, meskipun belum sepenuhnya terselesaikan,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Parinringi berpamitan kepada jajaran pemerintahan Kota Kendari karena harus menghadapi situasi duka atas wafatnya sang ayah.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menegaskan bahwa sebagai ibu kota provinsi, Kota Kendari akan mendapatkan perhatian lebih dalam pembangunan.
“Bukan berarti kabupaten/kota lain di Sulawesi Tenggara diabaikan, tetapi sebagai ibu kota, Kendari memiliki peran strategis yang harus didukung penuh,” jelasnya.
Wakil gubernur juga meminta Pemerintah Kota Kendari untuk terus menjaga hubungan baik dengan kabupaten/kota lain serta pemerintah provinsi demi pembangunan yang lebih merata di Sulawesi Tenggara.













