Menu

Mode Gelap

Law

IPMA Geruduk BKK Kendari: Soroti Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Wewenang

badge-check


					Ketgam : Indonesian Port Monitoring Agency (IPMA) saat aksi unjuk rasa di depan kantor Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kendari Perbesar

Ketgam : Indonesian Port Monitoring Agency (IPMA) saat aksi unjuk rasa di depan kantor Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kendari

Kendari – Indonesian Port Monitoring Agency (IPMA) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kendari, Kamis (06 Maret 2025). Dalam aksinya, IPMA menyoroti dugaan penerbitan sertifikat sanitasi kapal yang tidak sesuai prosedur, serta adanya indikasi pungutan liar (pungli) dan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lembaga tersebut.

Koordinator lapangan IPMA, Rojab, menilai bahwa sektor transportasi laut saat ini seolah hanya dijadikan sebagai lahan bisnis oleh BKK, tanpa mengutamakan tanggung jawab yang lebih besar terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami mengingatkan kepala BKK agar berhenti berbisnis. Ada tanggung jawab besar yang harus dijaga, terutama karena ini menyangkut kesehatan masyarakat luas,” tegasnya saat berorasi.

Rojab juga mengungkapkan bahwa dugaan penerbitan sertifikat sanitasi tanpa melalui mekanisme yang benar merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang.

“Kami menduga ada penyalahgunaan wewenang di sana. Betapa bobroknya BKK jika sertifikat sanitasi diterbitkan tanpa mekanisme yang benar,” lanjutnya.

Tak hanya itu, IPMA juga mencurigai adanya pembayaran tidak resmi yang dilakukan oleh pemilik kapal (shipper) dalam setiap penerbitan sertifikat tersebut.

“Jika benar ada biaya yang harus dikeluarkan oleh shipper di luar ketentuan resmi, maka itu adalah pungli. Selain itu, kami juga menduga adanya praktik KKN di tubuh BKK,” tambahnya.

Setelah berunjuk rasa di depan kantor BKK Kendari, massa aksi melanjutkan demonstrasi ke kantor DPRD Sulawesi Tenggara untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun, karena merasa tidak mendapat respons dari Komisi IV DPRD Sultra, massa aksi meluapkan kekecewaan mereka dengan membakar ban di depan gedung sekretariat DPRD Sultra sambil terus berorasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BKK Kendari maupun DPRD Sultra belum terkonfirmasi.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SMAN 5 Kendari Bantah Isu Pembuangan MBG: “Mekanismenya Jelas dan Diawasi Guru”

11 Februari 2026 - 21:47 WITA

Kebakaran di Kawasan Pasar Lawata Kendari, 2 Kios dan 1 Rumah Hangus

11 Februari 2026 - 06:44 WITA

Kondisi Jemaah Umrah PT TRG Baik, Kendala Hotel Hanya Miskomunikasi

3 Februari 2026 - 17:53 WITA

Gerebek Rumah Kosong di Kadia, Polresta Kendari Ringkus Pengedar dan Sita 36 Sachet Sabu

31 Januari 2026 - 23:29 WITA

Si Jago Merah Lahap Gudang Kardus Bekas dan Rumah di Jalan Katambak Kendari

31 Januari 2026 - 12:27 WITA

Polda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman

31 Januari 2026 - 10:42 WITA

Trending di Crime