KENDARI – Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan pemanfaatan optimal air baku Bendungan Ameroro untuk mendukung ketahanan pangan dan penyediaan air bersih bagi masyarakat. Hal ini menjadi agenda utama dalam pertemuan antara Pemkab Konawe dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari serta Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggara, Senin (17/3).
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, bersama Wakil Bupati, H. Syamsul Ibrahim, menekankan bahwa ketersediaan air yang stabil menjadi faktor utama dalam mendorong produktivitas pertanian serta memenuhi kebutuhan dasar warga. Pemkab Konawe memastikan distribusi air dari Bendungan Ameroro berjalan optimal untuk mengairi sawah, perkebunan, dan menunjang suplai air bersih melalui PDAM.
“Bendungan Ameroro adalah aset penting bagi Konawe. Kami ingin memastikan airnya tidak hanya mengalir ke lahan pertanian, tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat secara merata,” tegas Bupati Yusran Akbar.
Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari menyatakan kesiapannya dalam memastikan sistem irigasi berjalan efektif, sehingga lahan pertanian tetap produktif meski menghadapi musim kemarau. Sementara itu, BPPW Sulawesi Tenggara fokus memperkuat jaringan distribusi PDAM agar pasokan air bersih lebih luas dan merata, terutama di wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses.
Pemkab Konawe menargetkan sinergi ini dapat segera diwujudkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta menjaga keberlanjutan sumber daya air di daerah tersebut.













