Konsel – Kepolisian Resor (Polres) Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, menggelar konferensi pers pengungkapan sejumlah kasus kriminal yang terjadi sepanjang tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Konsel dan dihadiri oleh Wakapolres Kompol Dedi Hartoyo, Kasat Reskrim Iptu La Ode Jefri Hamzah, Kasat Lantas Iptu Usman, serta Kasi Humas Polres Konsel.
Dalam keterangannya, Kompol Dedi Hartoyo menyampaikan beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap, mulai dari pencurian, penganiayaan berat, hingga penindakan kendaraan berknalpot brong selama bulan Ramadan.
Kasus Pencurian Bermodus Pantau Korban dari Bank
Kasus pencurian terjadi pada Senin, 24 Maret 2025, sekitar pukul 16.10 WITA di parkiran Alfamidi, Kelurahan Punggaluku, Kecamatan Laeya. Dua pelaku memantau korban usai bertransaksi di Bank BRI. Saat korban memasukkan uang ke dalam bagasi motor, pelaku langsung beraksi.
Satu pelaku berinisial LR berhasil diamankan, sementara rekannya berinisial AG masih buron. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah badik, uang tunai Rp3,2 juta dari total Rp6,4 juta yang dicuri, serta kendaraan yang digunakan dalam aksi tersebut.
“Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Tersangka LR juga merupakan residivis kasus serupa di Timika, Papua,” ungkap Iptu La Ode Jefri.
Penganiayaan Berat Bermotif Balas Dendam
Kasus penganiayaan berat terjadi pada Sabtu, 5 April 2025, pukul 23.30 WITA di Desa Matandahi, Kecamatan Tinanggea.
Tiga pelaku berinisial I, D, dan A menyerang seorang warga Desa Lakara sebagai aksi balas dendam atas pemukulan yang sebelumnya menimpa salah satu pelaku.
Korban mengalami kekerasan fisik serius, termasuk pemukulan dengan tangan kosong, penginjakkan kepala, serta pukulan balok kayu sepanjang dua meter.
Dua pelaku telah diamankan, sementara satu lainnya masih dalam pengejaran.
“Kasus ini kami proses berdasarkan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang,” jelas Iptu Jefri.
Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit motor, sembilan bilah parang, dan satu balok kayu.
10 Kecelakaan Lalu Lintas dan 16 Knalpot Brong Diamankan Selama Ramadan
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Konsel Iptu Usman melaporkan hasil pelaksanaan Operasi Keselamatan Anoa 2025 yang digelar selama dua pekan bertepatan dengan bulan Ramadan.
“Selama operasi berlangsung, tercatat 10 kasus kecelakaan lalu lintas, dengan dua korban meninggal dunia, empat luka berat, dan 22 luka ringan. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp50,6 juta,” bebernya.
Selain itu, 16 unit kendaraan dengan knalpot brong turut diamankan dalam upaya menciptakan situasi lalu lintas yang tertib dan kondusif.
“Penindakan terhadap knalpot brong merupakan bagian dari kegiatan rutin yang kami laksanakan demi kenyamanan dan ketertiban masyarakat,” tutup Iptu Usman.













