Menu

Mode Gelap

Area

PSC-119 Masingka Hadir di Baubau, Percepatan Layanan Darurat Kesehatan Jadi Prioritas

badge-check


					PSC-119 Masingka Hadir di Baubau, Percepatan Layanan Darurat Kesehatan Jadi Prioritas Perbesar

Baubau – Dalam rangka kunjungan kerjanya di Kota Baubau, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, secara resmi meluncurkan layanan kesehatan PSC (Public Safety Center) 119 yang diberi nama MASINGKA (Melayani, Sigap, Kompeten, dan Aman). Layanan ini diharapkan menjadi langkah inovatif dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan efisien kepada masyarakat Kota Baubau, terutama dalam menangani situasi darurat medis dan mempercepat respons tenaga kesehatan terhadap pasien yang membutuhkan pertolongan segera.

Dalam sambutannya, Wagub Sultra Ir. Hugua mengapresiasi inisiatif Wali Kota Baubau dalam mewujudkan layanan kesehatan darurat ini. Menurutnya, program ini selaras dengan visi dan misi pemerintahan ASR-Hugua, yaitu menciptakan Sulawesi Tenggara yang Aman, Sejahtera, dan Religius. Dengan hadirnya PSC-119 MASINGKA, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih optimal, terutama dalam menekan angka kematian akibat keterlambatan penanganan medis.

“Keamanan dan ketertiban adalah tugas utama pemerintah. Sebagai aparatur negara, kita harus memastikan bahwa masyarakat merasa aman dan mendapatkan pelayanan terbaik sebelum kita memikirkan kepentingan pribadi,” ujar Hugua. Ia juga menekankan bahwa tugas pemerintah mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari perencanaan kelahiran hingga pemenuhan kebutuhan akhir hayat. Dalam hal ini, pemerintah harus hadir sebagai penyelenggara layanan publik yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hugua menambahkan bahwa dalam sistem pemerintahan, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki tanggung jawab sesuai bidangnya. Jika terdapat permasalahan infrastruktur, maka Dinas Pekerjaan Umum (PU) harus turun tangan. Jika masyarakat mengalami masalah kesehatan, maka Dinas Kesehatan bertanggung jawab. Begitu pula dengan instansi lain seperti Kesbangpol untuk keamanan dan bahkan Dinas Pemakaman yang memastikan pemenuhan kebutuhan layanan hingga akhir hayat. “Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir untuk melindungi rakyatnya dalam segala aspek,” tegasnya.

Selain itu, Hugua berharap agar layanan PSC-119 MASINGKA ini dapat menjadi model yang diadopsi oleh daerah lain di Sulawesi Tenggara. Ia meminta Wali Kota Baubau dan Kepala Dinas Kesehatan untuk menjalin kerja sama (bridging) dengan kabupaten lain, sehingga konsep layanan kesehatan cepat ini dapat diterapkan di daerah seperti Wakatobi, Buton Tengah, dan Kabupaten Buton. Dengan demikian, pelayanan kesehatan darurat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di wilayah kepulauan yang sering menghadapi tantangan geografis dalam mengakses fasilitas kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Lukman, Sp.PD, menjelaskan bahwa PSC-119 merupakan gedung layanan kesehatan utama (headquarter) yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024. Dari 100 kota di Indonesia yang menjadi lokus pembangunan PSC, Kota Baubau berhasil mendapatkan fasilitas ini. Nama MASINGKA sendiri diambil dari bahasa Buton yang berarti “gesit”, mencerminkan kecepatan dan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan kesehatan darurat.

“Gedung ini menjadi pusat koordinasi dan komunikasi untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan dapat ditangani secara cepat dan efektif. MASINGKA akan berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan yang tidak hanya memberikan pertolongan darurat, tetapi juga menjadi penghubung dalam berbagai keputusan medis yang penting,” ujar dr. Lukman.

Layanan PSC-119 MASINGKA juga dilengkapi dengan fasilitas modern dan tenaga medis yang profesional. Gedung ini memiliki sistem komunikasi yang terintegrasi dengan rumah sakit serta layanan ambulans yang siap siaga 24 jam. Selain itu, tenaga medis yang bertugas di PSC-119 telah mendapatkan pelatihan khusus dalam menangani berbagai kasus darurat, mulai dari kecelakaan lalu lintas, serangan jantung, hingga kegawatdaruratan lainnya.

Pemerintah Kota Baubau berharap dengan adanya layanan ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses pertolongan medis dalam situasi darurat tanpa harus menunggu terlalu lama. Kecepatan dan ketepatan dalam merespons kondisi darurat medis akan menjadi indikator utama keberhasilan program ini.

Dengan adanya layanan PSC-119 MASINGKA, masyarakat Kota Baubau kini memiliki akses lebih mudah terhadap layanan kesehatan darurat. Pemerintah optimis bahwa inovasi ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan layanan serupa demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara secara keseluruhan. Pemerintah Kota Baubau juga akan terus melakukan evaluasi terhadap layanan ini agar semakin optimal dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Nilai Pemda Konawe Selatan Abai Tangani Konflik Lahan

11 Juni 2025 - 19:11 WITA

HMI Konsel Kecam PT Marketindo Selaras, Desak Pertanggungjawaban atas Insiden Pembacokan

9 Juni 2025 - 22:21 WITA

Wali Kota Baubau Dukung Program Bapas Peduli dan Implementasi KUHP Baru

3 Juni 2025 - 20:58 WITA

Pemkot Baubau dan Bank Mandiri Jajaki Kerja Sama Pengembangan UMKM

3 Juni 2025 - 20:50 WITA

HMI Konsel Gelar Aksi Panggung Rakyat, Kawal 100 Hari Kerja Bupati

3 Juni 2025 - 17:40 WITA

Pelantikan KONI, Momentum Kebangkitan Olahraga Kota Baubau

3 Juni 2025 - 13:48 WITA

Trending di Area