Bombana – Seratus hari pertama adalah waktu singkat, tetapi cukup untuk menunjukkan arah dan niat.
Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin dan Wakil Bupati Ahmad Yani menjadikan masa awal kepemimpinannya sebagai periode kerja nyata, bukan retorika.
Dalam forum terbuka bertajuk Ekspos 100 Hari Kerja, Jumat (30 Mei 2025), mereka memaparkan 23 program yang telah dituntaskan secara konkret.
Lebih dari dua ribu warga, tokoh masyarakat, Forkopimda, DPRD, camat, dan kepala desa hadir menyaksikan langsung capaian yang telah dijalankan sejak pelantikan pada 20 Februari 2025.
Forum ini menjadi ruang keterbukaan dan sekaligus titik tolak konsolidasi kekuatan pemerintahan yang kolaboratif.
“Ekspos ini adalah bengkel terbuka. Kita cek bersama bagaimana arah kebijakan dijalankan, tantangan yang dihadapi, dan langkah ke depan yang akan ditempuh,” ujar Hamlin, Ketua Panitia Kemah Bakti Berani 2025, dalam sambutannya.
Kerja Nyata di Lima Pilar Pembangunan.
Wakil Bupati Ahmad Yani memaparkan capaian 100 hari yang meliputi lima pilar utama pembangunan:
1. Tata Ruang dan Lingkungan Hidup
Penataan taman, bantaran sungai, lampu jalan, dan drainase dilakukan untuk menciptakan kota yang tertib, nyaman, dan asri. Penertiban pasar dan kawasan kumuh turut mengembalikan wajah kota yang tertata.
2. Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan
Jalan usaha tani dibangun di 12 kecamatan. UMKM dibina dan difasilitasi perizinannya. Operasi pasar murah digelar untuk meredam inflasi. Rumah Potong Hewan diaktifkan guna mendukung produk halal dan industri kecil.
3. Kesehatan dan Jaring Sosial
Lebih dari 8.000 warga mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Program penurunan stunting dan bantuan modal usaha bagi warga prasejahtera menjadi bentuk kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.
4. Pendidikan dan Budaya
Program makan bergizi gratis untuk anak sekolah mulai diluncurkan. Festival budaya Tuamorun dan kerja sama dengan pesantren untuk mencetak hafiz Qur’an menjadi investasi jangka panjang di bidang karakter dan kebudayaan.
5. Tata Kelola dan Transformasi Digital
Aplikasi Bombana Satu Peta diluncurkan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Akses internet dipasang di wilayah blank spot. Penertiban aset, penyehatan BUMD, dan pembentukan Pusat Bantuan Hukum memperkuat fondasi birokrasi yang akuntabel.
Burhanuddin: Ini Baru Awal dari Perubahan yang Lebih Besar
Dalam pidatonya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa capaian ini bukan akhir, tapi permulaan.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif.
“100 hari ini adalah pondasi. Kami yakin, dengan kolaborasi semua pihak, tahun pertama hingga lima tahun nanti, Bombana akan jauh lebih kuat dan maju,” ujarnya.
Ia pun menegaskan komitmen terhadap janji-janji utama seperti beasiswa mahasiswa, pembangunan desa, dan pelayanan publik yang lebih baik.
“Kami terbuka terhadap kritik dan saran. Karena pemerintah yang baik bukan yang sempurna, tapi yang terus belajar dan membenahi diri,” tegasnya.
Mengajak Bersatu untuk Bombana
Sebelum menutup acara, Burhanuddin menyampaikan ajakan menyentuh untuk menyatukan langkah.
“Kita lupakan perbedaan masa lalu. Sekarang saatnya bersama. Bombana adalah rumah besar kita. Dan rumah ini akan kuat bila kita membangunnya bersama,” tutupnya.













