Menu

Mode Gelap

Area

Pemkab Bombana Tanggap Bencana, Salurkan Bantuan untuk Warga Kabaena Barat

badge-check


					Pemkab Bombana Tanggap Bencana, Salurkan Bantuan untuk Warga Kabaena Barat Perbesar

Bombana– Pemerintah Kabupaten Bombana bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana alam yang melanda wilayah Kecamatan Kabaena Barat, khususnya di Desa Baliara.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung di lokasi bencana, Rabu (9/4), sebagai bagian dari respons tanggap darurat pemerintah daerah.

Bencana alam berupa angin kencang disertai hujan lebat yang terjadi pada awal April menyebabkan kerusakan pada puluhan rumah warga, fasilitas umum, serta akses jalan.

Sejumlah keluarga dilaporkan mengungsi sementara karena tempat tinggal mereka mengalami kerusakan cukup parah.

Dalam aksi kemanusiaan ini, Pemkab Bombana melalui Dinas Sosial dan BPBD menyalurkan berbagai bantuan seperti paket sembako, perlengkapan tidur, air mineral, selimut, dan tenda darurat. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban para korban, serta mendukung kebutuhan dasar selama masa pemulihan.

Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Bupati Bombana Burhanuddin yang juga didampingi aparat kecamatan dan desa setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pemerintah hadir bukan hanya pada saat bencana terjadi, tetapi juga dalam proses pemulihan pasca-bencana.

“Kami memastikan setiap warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan dan segera menindaklanjuti jika ada kebutuhan tambahan,” ujar Burhanuddin.

Selain menyerahkan bantuan, tim dari BPBD dan Dinas Kesehatan juga melakukan asesmen dan pengecekan kondisi kesehatan warga, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil. Upaya ini bertujuan untuk mencegah munculnya masalah kesehatan pasca-bencana.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Bupati Burhanuddin untuk kembali mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Mengingat wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Kabaena Barat, rawan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang, masyarakat diimbau agar lebih waspada serta memahami prosedur evakuasi dan keselamatan diri.

Melalui program penguatan desa tangguh bencana, pemerintah daerah berharap setiap elemen masyarakat dapat mengambil peran aktif dalam mitigasi risiko bencana, mulai dari perencanaan tata ruang yang aman, kesiapan logistik darurat, hingga pelatihan tanggap bencana berbasis komunitas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Konsel Kawal Dugaan Perselingkuhan Sekda hingga Tuntas

12 Juli 2026 - 19:54 WITA

BGN Serang BKPSDM Konawe: Buka Dasar Hukum Plt Camat Morosi

28 Juni 2026 - 22:28 WITA

BGN Soroti Penunjukan Guru Jadi Plt Camat Morosi, Minta Pemkab Konawe Evaluasi Kebijakan

27 Juni 2026 - 22:30 WITA

Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan PT MMS, KSBSI Konsel Desak Pengawasan Disnakertrans Diperketat

27 Juni 2026 - 09:26 WITA

Alarm Ketenagakerjaan di PT SGHI: Bukti WLKP, PP, dan PKWT Belum Diterima Disnakertrans

22 Juni 2026 - 13:43 WITA

Klarifikasi PT Pandu Picu Pertanyaan Baru soal Aktivitas di IUP

17 Juni 2026 - 11:22 WITA

Trending di Crime