Baubau – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dinas Perhubungan menyiapkan enam bus wisata gratis bagi masyarakat selama masa liburan Idul Fitri 1446 H/2025 M. Bus-bus ber-AC ini akan mengantar warga mengunjungi empat destinasi wisata unggulan di Kota Baubau, yaitu Batu Sori, Samparona, Keraton, dan Pantai Nirwana. Keempat lokasi tersebut memiliki daya tarik tersendiri, baik dari segi keindahan alam maupun nilai sejarah dan budaya yang membanggakan.
Bus wisata gratis ini akan beroperasi selama dua hari, yakni Rabu (2/4/2025) dan Kamis (3/4/2025), dengan titik keberangkatan dari Pantai Kamali. Setiap hari, layanan ini terbagi dalam dua sesi keberangkatan, yaitu, Trip pertama: Berangkat pukul 08.00 WITA, kembali pukul 11.00 WITA dan Trip kedua: Berangkat pukul 14.00 WITA, kembali pukul 16.00 WITA.
Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, saat melepas enam bus wisata gratis di Pantai Kamali pada Rabu pagi (2/4/2025), menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, dan Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan publik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kami berharap setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat berinisiatif dan berinovasi dalam menghadirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, guna memudahkan kehidupan mereka,” ujarnya.
Meski saat ini pemerintah daerah di seluruh Indonesia sedang melakukan efisiensi anggaran sesuai arahan Presiden RI, Pemkot Baubau tetap berkomitmen untuk berinovasi dalam pelayanan publik. Program bus wisata gratis ini menjadi salah satu bukti kreativitas OPD dalam menghadirkan solusi yang bermanfaat bagi warga.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Baubau, Arlis, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih luas destinasi wisata di Baubau. Dengan demikian, daya tarik wisata Kota Baubau dapat semakin dikenal dan mampu bersaing dengan daerah lain.
“Harapannya, obyek-obyek wisata di Baubau semakin populer di kalangan wisatawan lokal maupun luar daerah. Langkah ini juga bisa menjadi pemicu bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk berkembang lebih pesat,” pungkasnya.
Pemkot Baubau berencana untuk menjadikan program serupa sebagai bagian dari strategi promosi wisata jangka panjang, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan saat momen-momen tertentu, tetapi juga secara berkelanjutan bagi masyarakat dan industri pariwisata lokal.













